Jurusan Sepi Peminat di UI, Cek Daftar dan Data Terbarunya

Share artikel ini :

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

akademiprestasi.co.id – Memilih jurusan di Universitas Indonesia (UI) tidak cukup hanya dengan melihat nama kampusnya. Persaingan setiap program studi bisa berbeda jauh, sehingga data jumlah pendaftar dan daya tampung dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum menentukan pilihan.

Tidak heran jika banyak calon mahasiswa mencari informasi tentang jurusan sepi peminat di UI. Tujuannya biasanya bukan sekadar mencari jurusan yang peminatnya sedikit, tetapi menemukan program studi dengan persaingan yang relatif lebih rendah dan tetap sesuai dengan minat serta kemampuan.

Namun, ada hal yang perlu diluruskan terlebih dahulu. UI tidak secara resmi mengategorikan program studi sebagai “sepi peminat”. Istilah tersebut digunakan dalam artikel ini untuk memudahkan pencarian informasi berdasarkan jumlah pendaftar.

Untuk memberikan gambaran yang lebih objektif, daftar berikut menggunakan data SNBT 2025 yang dipublikasikan SIMAK UI. Sementara untuk melihat kondisi penerimaan terbaru, data tersebut dibandingkan dengan daya tampung SNBT UI 2026 yang juga telah dipublikasikan.

Jadi, data 2025 digunakan untuk melihat pola minat dan persaingan, sedangkan data 2026 digunakan untuk melihat jumlah kursi yang tersedia pada penerimaan terbaru.

Daftar Jurusan Sepi Peminat di UI

Jika ukurannya adalah jumlah pendaftar SNBT 2025, berikut 10 program studi S1 UI dengan jumlah pendaftar paling rendah berdasarkan data yang dipublikasikan UI.

No.

Program Studi Pendaftar SNBT 2025 Diterima 2025 Keketatan

Daya Tampung SNBT 2026

1.

Sastra Daerah untuk Sastra Jawa 146 24 16,44%

24

2.

Sastra Perancis 289 17 5,88%

17

3.

Sastra Rusia 310 24 7,74%

24

4.

Fisika 316 43 13,61%

42

5.

Arkeologi 342 24 7,02%

24

6.

Kesehatan Lingkungan 343 18 5,25%

20

7.

Ilmu Filsafat 363 24 6,61%

24

8.

Biologi 372 37 9,95%

41

9.

Geofisika 401 26 6,48%

24

10.

Matematika

401 30 7,48%

24

Seluruh angka pendaftar, peserta diterima, dan keketatan pada tabel tersebut berasal dari data keketatan UI 2025. Sementara angka daya tampung SNBT 2026 berasal dari tabel daya tampung resmi UI 2026.

Catatan: daftar di atas bukan berarti UI menyatakan 10 prodi tersebut sebagai “jurusan sepi peminat”. Daftar disusun berdasarkan jumlah pendaftar SNBT 2025 yang relatif rendah dibandingkan program S1 UI lainnya.

Framework Rahasia Lulus PTN Impian

1. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa

Sastra Daerah untuk Sastra Jawa menjadi program studi S1 UI dengan jumlah pendaftar SNBT 2025 paling rendah dalam daftar data UI.

Pada SNBT 2025, tercatat 146 pendaftar dan 24 peserta diterima, sehingga persentase keketatannya mencapai 16,44%. Untuk SNBT 2026, UI mencantumkan daya tampung sebanyak 24 kursi.

Menariknya, jumlah pendaftar yang rendah tidak otomatis membuat program studi ini menjadi pilihan yang bisa dianggap mudah. Data 2025 justru menunjukkan persentase keketatannya lebih tinggi dibandingkan beberapa prodi lain dalam daftar.

Artinya, calon mahasiswa tetap perlu mempersiapkan diri dengan serius.

2. Sastra Perancis

Sastra Perancis memiliki 289 pendaftar SNBT 2025, dengan 17 peserta diterima. Tingkat keketatannya tercatat 5,88%. Untuk SNBT 2026, daya tampung yang tercantum adalah 17 kursi.

Jumlah pendaftarnya memang jauh lebih rendah dibandingkan beberapa program studi populer di UI.

Namun, calon mahasiswa sebaiknya tidak memilih Sastra Perancis hanya karena melihat angka peminat. Ketertarikan terhadap bahasa dan kebudayaan Perancis tetap penting karena bidang studinya cukup spesifik.

3. Sastra Rusia

Program Studi Sastra Rusia mencatat 310 pendaftar SNBT 2025 dan 24 peserta diterima. Persentase keketatannya berada di angka 7,74%.

Untuk penerimaan SNBT 2026, UI menyediakan 24 kursi pada program studi ini.

Jika kamu memang tertarik dengan bahasa, sastra, dan kebudayaan Rusia, jumlah peminat yang lebih rendah dapat menjadi salah satu informasi yang layak dipertimbangkan.

Tetapi tetap perlu diingat, jumlah pendaftar dapat berubah setiap tahun.

4. Fisika

Fisika memiliki 316 pendaftar SNBT 2025 dan 43 peserta diterima, dengan tingkat keketatan 13,61%.

Pada SNBT 2026, daya tampung Fisika tercatat 42 kursi.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Fisika memang memiliki jumlah pendaftar yang relatif rendah dibandingkan banyak prodi S1 UI. Namun, rendahnya jumlah peminat bukan berarti materi kuliahnya ringan.

Fisika tetap membutuhkan kemampuan matematika, logika, analisis, serta pemahaman konsep sains yang baik.

5. Arkeologi

Arkeologi memiliki 342 pendaftar SNBT 2025 dan 24 peserta diterima. Tingkat keketatannya tercatat 7,02%.

Untuk SNBT 2026, UI menyediakan 24 kursi untuk program studi Arkeologi.

Program ini dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap sejarah, kebudayaan, peninggalan masa lalu, dan penelitian.

Jadi, jangan melihat Arkeologi hanya sebagai “jurusan yang sedikit peminat”. Ada bidang keilmuan yang cukup spesifik di baliknya.

6. Kesehatan Lingkungan

Kesehatan Lingkungan mencatat 343 pendaftar SNBT 2025 dan 18 peserta diterima. Persentase keketatannya adalah 5,25%.

Pada SNBT 2026, daya tampung yang tercantum dalam data UI adalah 20 kursi.

Program studi ini dapat dipertimbangkan oleh calon mahasiswa yang tertarik dengan hubungan antara lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Jumlah pendaftar yang relatif rendah bukan berarti bidangnya tidak penting. Isu kualitas lingkungan, sanitasi, pencemaran, dan kesehatan masyarakat justru tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

7. Ilmu Filsafat

Ilmu Filsafat memiliki 363 pendaftar SNBT 2025 dan 24 peserta diterima, dengan tingkat keketatan 6,61%.

Untuk SNBT 2026, daya tampungnya tercatat 24 kursi.

Filsafat cocok dipertimbangkan oleh calon mahasiswa yang menikmati aktivitas membaca, berdiskusi, menyusun argumen, dan membedah persoalan secara kritis.

Jangan buru-buru menganggap jurusan dengan peminat lebih sedikit sebagai pilihan yang tidak menjanjikan. Karakter bidang studi dan kecocokan dengan kemampuan mahasiswa jauh lebih penting.

8. Biologi

Biologi mencatat 372 pendaftar SNBT 2025 dengan 37 peserta diterima. Tingkat keketatannya mencapai 9,95%.

Untuk SNBT 2026, UI menyediakan 41 kursi pada program studi Biologi.

Biologi dapat menjadi pilihan bagi siswa yang memiliki ketertarikan terhadap makhluk hidup, lingkungan, penelitian, serta ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kehidupan.

Meski jumlah peminatnya relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah jurusan populer, bidang ini tetap membutuhkan pemahaman sains yang kuat.

9. Geofisika

Geofisika memiliki 401 pendaftar SNBT 2025 dan 26 peserta diterima, dengan tingkat keketatan 6,48%.

Untuk SNBT 2026, daya tampung Geofisika tercatat 24 kursi.

Geofisika menjadi pilihan yang cukup spesifik karena memadukan ilmu fisika dengan kajian kebumian.

Bagi calon mahasiswa yang menyukai matematika, fisika, dan fenomena bumi, program studi ini dapat menjadi alternatif yang menarik untuk dipertimbangkan.

10. Matematika

Matematika juga termasuk program studi dengan jumlah pendaftar SNBT yang relatif rendah dibandingkan banyak prodi S1 UI lainnya.

Pada 2025, tercatat 401 pendaftar dan 30 peserta diterima, dengan tingkat keketatan 7,48%.

Untuk SNBT 2026, UI mencantumkan daya tampung sebanyak 24 kursi.

Namun, jumlah peminat yang lebih sedikit tidak berarti seleksinya dapat dianggap ringan. Justru kemampuan berpikir logis dan analitis menjadi modal penting untuk menghadapi bidang studi Matematika.

Apakah Jurusan Sepi Peminat di UI Berarti Lebih Mudah Masuk?

Tidak otomatis.

Ini bagian yang sering salah dipahami ketika orang mencari informasi mengenai jurusan sepi peminat.

Jumlah pendaftar hanya menunjukkan berapa banyak orang yang memilih suatu program studi. Sementara peluang diterima juga dipengaruhi oleh jumlah peserta yang diterima dan daya tampung.

Sebagai contoh, Sastra Daerah untuk Sastra Jawa memiliki 146 pendaftar dan 24 peserta diterima pada SNBT 2025. Sementara Sastra Perancis memiliki 289 pendaftar dan 17 peserta diterima.

Kalau hanya melihat jumlah pendaftar, Sastra Daerah memang lebih sepi. Tetapi kalau melihat persentase keketatan, keduanya memberikan gambaran persaingan yang berbeda.

Karena itu, “sepi peminat” dan “mudah masuk” adalah dua hal yang berbeda.

Apa Arti Persentase Keketatan UI?

Keketatan membantu melihat perbandingan antara jumlah pendaftar dan peserta yang diterima dalam suatu jalur seleksi.

Misalnya, pada SNBT 2025:

  • Sastra Daerah untuk Sastra Jawa: 146 pendaftar, 24 diterima → 16,44%
  • Fisika: 316 pendaftar, 43 diterima → 13,61%
  • Sastra Rusia: 310 pendaftar, 24 diterima → 7,74%
  • Geofisika: 401 pendaftar, 26 diterima → 6,48%.

Semakin besar persentase tersebut, semakin besar pula proporsi pendaftar yang diterima dalam data tahun dan jalur tersebut.

Namun, angka ini tidak boleh dianggap sebagai prediksi peluang masuk tahun berikutnya. Persaingan dapat berubah setiap tahun.

Perbandingan Peminat 2025 dan Daya Tampung 2026

Data yang paling berguna untuk calon mahasiswa sebenarnya bukan hanya jumlah peminat.

Kamu bisa membandingkan dua informasi:

  1. Data peminat dan keketatan 2025
    Untuk melihat bagaimana persaingan terjadi pada penerimaan sebelumnya.
  2. Daya tampung 2026
    Untuk mengetahui jumlah kursi yang tersedia pada penerimaan terbaru.

UI sendiri telah menyediakan tabel daya tampung S1 Reguler dan Vokasi 2026. Untuk SNBT, misalnya, daya tampung Fisika adalah 42 kursi, Biologi 41 kursi, Geografi 42 kursi, Kimia 42 kursi, dan Sastra Daerah untuk Sastra Jawa 24 kursi.

Perbandingan ini lebih berguna daripada sekadar mencari daftar jurusan dengan peminat paling sedikit.

Apakah Data 2025 Bisa Dijadikan Patokan untuk SNBT 2026?

Bisa sebagai referensi, tetapi bukan sebagai jaminan.

Data SNBT 2025 dapat membantu calon mahasiswa memahami pola persaingan pada tahun sebelumnya. Namun, jumlah peminat pada 2026 bisa naik atau turun.

UI sendiri mencantumkan bahwa data keketatan yang tersedia merupakan data 2025 dan meminta calon mahasiswa melakukan pengecekan berkala melalui situs resmi. Untuk daya tampung 2026, UI juga memberikan catatan bahwa apabila terdapat perbedaan data SNBP/SNBT, acuan utama adalah laman SNPMB.

Jadi, jangan menggunakan angka 2025 dengan kalimat seperti:

“Tahun ini hanya ada sekian peminat.”

Kalimat tersebut tidak tepat apabila data peminat tahun berjalan belum tersedia.

Lebih aman menulis:

“Berdasarkan data SNBT 2025 yang dipublikasikan UI…”

Ini kecil, tetapi penting. Data pendidikan bukan tempat untuk freestyle.

Apakah Jurusan Sepi Peminat di UI Memiliki Prospek yang Bagus?

Jumlah peminat tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu jurusan memiliki prospek yang bagus atau tidak.

Program studi yang peminatnya lebih sedikit tetap memiliki bidang keilmuan masing-masing. Yang perlu diperhatikan justru:

  • apa yang dipelajari selama kuliah;
  • kemampuan yang akan dikembangkan;
  • bidang yang ingin ditekuni;
  • peluang melanjutkan studi;
  • serta kecocokan dengan minat dan kemampuan pribadi.

Misalnya, calon mahasiswa yang menyukai bahasa dan kebudayaan dapat mempertimbangkan program studi sastra. Sementara siswa yang lebih menyukai sains dan analisis dapat mempertimbangkan Fisika, Biologi, Matematika, atau Geofisika.

Jadi, jangan memilih jurusan hanya karena melihat jumlah peminatnya sedikit.

E-book Strategi Beljar Mandiri Gratis

Cara Memilih Jurusan UI dengan Lebih Strategis

Kalau tujuanmu adalah meningkatkan peluang masuk UI, gunakan data sebagai alat bantu, bukan satu-satunya dasar keputusan.

1. Mulai dari jurusan yang benar-benar diminati

Tentukan bidang yang ingin dipelajari terlebih dahulu.

Setelah itu, baru lihat persaingannya.

Cara ini lebih sehat daripada membalik prosesnya menjadi “cari jurusan paling sepi, lalu masuk”.

2. Bandingkan jumlah peminat dan peserta diterima

Jumlah pendaftar memberikan gambaran mengenai minat, sedangkan jumlah diterima membantu melihat tingkat persaingan pada tahun tersebut.

Keduanya sebaiknya dibaca bersama.

3. Cek daya tampung tahun terbaru

Untuk penerimaan 2026, gunakan data daya tampung terbaru UI.

Misalnya, Matematika memiliki daya tampung SNBT 2026 sebanyak 24 kursi, sementara Fisika 42 kursi.

4. Jangan menganggap data tahun lalu sebagai prediksi pasti

Jumlah pendaftar dapat berubah.

Jurusan yang sebelumnya relatif sepi bisa saja mengalami kenaikan peminat pada tahun berikutnya setelah semakin banyak siswa mengetahui program studi tersebut.

5. Pertimbangkan kemampuan akademik

Jika kamu memilih Fisika atau Matematika hanya karena jumlah pendaftarnya rendah, tetapi kemampuanmu di bidang tersebut tidak memadai, strategi tersebut justru bisa menjadi bumerang.

Peluang masuk dan peluang bertahan di perkuliahan adalah dua hal yang sama-sama penting.

Grup Belajar TKA SNBT 2027

Jurusan UI Mana yang Paling Sedikit Peminatnya?

Jika menggunakan jumlah pendaftar SNBT 2025 sebagai ukuran, Sastra Daerah untuk Sastra Jawa menjadi program studi S1 UI dengan jumlah pendaftar paling rendah, yaitu 146 orang.

Di bawahnya terdapat Sastra Perancis dengan 289 pendaftar, Sastra Rusia 310 pendaftar, Fisika 316 pendaftar, dan Arkeologi 342 pendaftar.

Namun, perlu ditekankan kembali bahwa angka tersebut merupakan data SNBT 2025, bukan jumlah peminat SNBT 2026.

Apakah Ada Jurusan UI yang Sepi Peminat tetapi Tetap Memiliki Daya Tampung 2026?

Ada.

Contohnya:

  • Sastra Daerah untuk Sastra Jawa: 24 kursi SNBT 2026
  • Sastra Perancis: 17 kursi
  • Sastra Rusia: 24 kursi
  • Fisika: 42 kursi
  • Arkeologi: 24 kursi
  • Kesehatan Lingkungan: 20 kursi
  • Ilmu Filsafat: 24 kursi
  • Biologi: 41 kursi
  • Geofisika: 24 kursi
  • Matematika: 24 kursi.

Data tersebut dapat digunakan untuk menyusun strategi pilihan, tetapi tetap harus dibandingkan dengan kemampuan dan minat pribadi.

Memilih jurusan di UI dengan jumlah peminat yang relatif lebih rendah tetap membutuhkan pertimbangan yang matang. Selain melihat jumlah pendaftar dan tingkat keketatan, kamu juga perlu menyesuaikan pilihan program studi dengan kemampuan akademik serta target kuliahmu. Jika masih bingung menentukan pilihan atau ingin mengetahui strategi persiapan masuk PTN, manfaatkan Konsultasi Gratis di Akademi Prestasi untuk mendapatkan arahan persiapan masuk PTN yang lebih terarah.

Konsultasi Gratis Persiapan Masuk PTN Lebih Terarah

Referensi

  1. SIMAK Universitas Indonesia – Keketatan S1 & Vokasi UI 2025
    Digunakan sebagai sumber utama data jumlah pendaftar, peserta diterima, dan persentase keketatan pada SNBT 2025.
    Keketatan S1 & Vokasi UI 2025
  2. SIMAK Universitas Indonesia – Daya Tampung S1 Reguler & Vokasi 2026
    Digunakan untuk data daya tampung SNBT 2026 setiap program studi.
    Daya Tampung S1 Reguler & Vokasi UI 2026
  3. SNPMB – Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru
    Digunakan sebagai rujukan resmi terkait informasi penerimaan mahasiswa melalui jalur nasional.
    Portal Resmi SNPMB
GIF Desktop Only
GIF Mobile