akademiprestasi.co.id — Menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran merupakan impian banyak siswa karena profesi dokter memiliki peran penting dalam dunia kesehatan, tetapi biaya pendidikan yang tinggi sering menjadi tantangan yang perlu dipersiapkan sejak awal. Jika kamu ingin melanjutkan kuliah kedokteran, tersedia berbagai pilihan beasiswa kedokteran 2026 yang dapat membantu meringankan biaya pendidikan, baik untuk siswa SMA maupun mahasiswa aktif. Artikel ini akan membahas daftar beasiswa kedokteran terbaru, mulai dari program yang tersedia, persyaratan, cakupan bantuan, hingga cara mendaftarnya.
Apakah Ada Beasiswa untuk Fakultas Kedokteran?
Ya, ada berbagai beasiswa Fakultas Kedokteran yang tersedia bagi siswa SMA maupun mahasiswa aktif. Pada dasarnya, beasiswa tersebut dapat diberikan oleh pemerintah, perguruan tinggi, rumah sakit, perusahaan, dan lembaga sosial.
Namun, setiap program memiliki persyaratan yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa beasiswa menanggung biaya kuliah secara penuh. Sementara itu, program lainnya hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, biaya hidup, atau uang saku.
Oleh karena itu, calon pendaftar perlu memeriksa persyaratan, jadwal pendaftaran, dan cakupan pembiayaan sebelum mendaftar. Selain itu, pendaftar juga harus memastikan bahwa program studi Kedokteran termasuk dalam cakupan beasiswa.
Dengan demikian, siswa maupun mahasiswa tidak hanya perlu mencari nama program beasiswa. Sebaliknya, mereka juga perlu membaca ketentuan pembiayaan secara menyeluruh.
Bassia Kedokteran untuk Siswa SMA
Siswa SMA yang ingin masuk Fakultas Kedokteran dapat memanfaatkan beberapa program bantuan pendidikan. Meskipun demikian, tidak semua program secara khusus menggunakan nama “beasiswa kedokteran”.
Sebaliknya, sebagian program merupakan beasiswa umum yang dapat digunakan untuk kuliah kedokteran. Namun, program studi dan perguruan tinggi tujuan harus memenuhi ketentuan pemberi beasiswa.
Karena itu, calon mahasiswa perlu memeriksa daftar kampus, program studi, dan jalur penerimaan yang didukung oleh setiap program. Selain itu, calon mahasiswa juga perlu memastikan bahwa bantuan tersebut dapat digunakan untuk membayar biaya pendidikan Kedokteran.
Berikut beberapa pilihan beasiswa yang dapat dipertimbangkan oleh siswa SMA.
1. KIP Kuliah 2026
KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Program ini menanggung biaya kuliah sekaligus memberikan bantuan biaya hidup.
Pada 2026, program ini dapat diikuti oleh lulusan 2026 serta lulusan 2024 dan 2025 yang belum menjadi mahasiswa aktif. Selain itu, pendaftar harus diterima di perguruan tinggi dan program studi yang memenuhi ketentuan KIP Kuliah.
Penerima akan memperoleh:
- pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan langsung kepada perguruan tinggi; dan
- bantuan biaya hidup sebesar Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan sesuai wilayah kampus.
Keterbatasan ekonomi dapat dibuktikan melalui kepemilikan KIP, data sosial ekonomi maksimal desil empat, status sebagai penghuni panti sosial atau panti asuhan, maupun Surat Keterangan Tidak Mampu. Apabila menggunakan SKTM, pendapatan gabungan orang tua atau wali harus memenuhi batas yang ditetapkan.
KIP Kuliah dapat digunakan melalui jalur SNBP, UTBK-SNBT, seleksi mandiri PTN, dan seleksi mandiri PTS. Namun, calon mahasiswa Kedokteran perlu memeriksa ketersediaannya di kampus tujuan. Sebab, penerimaan tetap bergantung pada kebijakan kampus, verifikasi ekonomi, dan kuota yang tersedia.
Oleh karena itu, calon mahasiswa sebaiknya menghubungi bagian penerimaan atau kemahasiswaan kampus untuk memastikan bahwa KIP Kuliah dapat digunakan pada program studi Kedokteran.
2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi
Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi merupakan program pemerintah bagi calon mahasiswa dan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik. Oleh karena itu, program ini dapat menjadi pilihan bagi siswa SMA yang telah diterima di perguruan tinggi.
Pada jenjang S1, pendaftar dapat berasal dari lulusan tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya. Selain itu, pendaftar harus memiliki Letter of Acceptance, tidak sedang menerima beasiswa sejenis, dan belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama. Perguruan tinggi serta program studi tujuan juga harus memenuhi ketentuan akreditasi.
Prestasi yang dapat digunakan antara lain olimpiade, kompetisi ilmiah, penelitian, olahraga, seni, kepemimpinan, dan kegiatan sosial. Sementara itu, komponen pembiayaan untuk program dalam negeri meliputi:
- biaya pendidikan;
- biaya hidup; dan
- biaya buku.
Durasi bantuan jenjang S1 atau D4 diberikan maksimal delapan semester. Namun, calon mahasiswa Pendidikan Dokter perlu memastikan cakupan pembiayaannya. Pasalnya, pendidikan dokter terdiri atas tahap Sarjana Kedokteran dan tahap Profesi Dokter.
Oleh sebab itu, pendaftar perlu mengonfirmasi apakah beasiswa hanya mencakup tahap sarjana atau juga dapat dilanjutkan hingga tahap profesi. Ketentuan akhir mengikuti kontrak dan kebijakan beasiswa pada tahun penerimaan.
3. Beasiswa Paripurna untuk Bangsa FKUI
Ketiga, Beasiswa Paripurna untuk Bangsa atau BPuB merupakan program yang secara khusus ditujukan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Pada dasarnya, program ini memberikan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup kepada mahasiswa Kedokteran yang memenuhi kriteria. Oleh karena itu, program tersebut dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin kuliah di FKUI.
Namun, berbeda dengan KIP Kuliah, siswa SMA tidak dapat langsung menerima BPuB sebelum dinyatakan lulus sebagai mahasiswa. Dengan demikian, calon pendaftar harus terlebih dahulu mengikuti seleksi masuk Universitas Indonesia.
Setelah itu, calon pendaftar harus terdaftar secara resmi sebagai mahasiswa FKUI. Barulah kemudian mahasiswa dapat mengikuti proses pendaftaran beasiswa sesuai dengan jadwal yang tersedia.
Program ini relevan bagi siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan finansial. Selain mempertimbangkan kondisi ekonomi, proses seleksi dapat menilai kemampuan akademik.
Tidak hanya itu, motivasi, komitmen sosial, dan kesiapan menjalani pendidikan Kedokteran juga dapat dipertimbangkan. Karena itu, calon penerima perlu menyiapkan diri secara akademik maupun personal.
BPuB masih tercantum dalam daftar beasiswa Fakultas Kedokteran UI. Namun, jadwal pendaftaran dan jumlah penerima dapat berbeda pada setiap periode.
Oleh sebab itu, mahasiswa baru perlu memeriksa pengumuman resmi FKUI. Selain itu, mahasiswa juga perlu mengakses sistem beasiswa Universitas Indonesia setelah menyelesaikan registrasi.
Selanjutnya, mahasiswa perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran. Pasalnya, beberapa program bantuan memiliki periode pendaftaran yang relatif singkat.
Dengan demikian, mahasiswa sebaiknya tidak menunggu informasi dari teman atau grup angkatan saja. Sebaliknya, mahasiswa harus aktif memeriksa portal resmi fakultas dan universitas.
Beasiswa Fakultas Kedokteran untuk Mahasiswa Aktif
Selain siswa SMA, mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran juga memiliki peluang memperoleh beasiswa. Bahkan, beberapa program dapat didaftarkan setelah mahasiswa menjalani beberapa semester perkuliahan.
Pada umumnya, beberapa program menerima mahasiswa dari semua disiplin ilmu. Sementara itu, program lainnya hanya tersedia bagi mahasiswa dari perguruan tinggi mitra.
Selain itu, sebagian beasiswa dibuka langsung melalui bagian kemahasiswaan kampus. Karena itu, informasi pendaftaran tidak selalu tersedia melalui satu portal nasional.
Namun, mahasiswa perlu memperhatikan tahap pendidikan yang dibiayai. Sebagian besar beasiswa hanya mencakup program sarjana atau tahap akademik Pendidikan Dokter.
Sebaliknya, biaya tahap Profesi Dokter belum tentu termasuk dalam pembiayaan. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu membaca ketentuan program secara rinci.
Dengan demikian, mahasiswa tidak dapat langsung menganggap bahwa satu beasiswa akan menanggung seluruh masa pendidikan dokter. Berikut beberapa beasiswa yang dapat dipertimbangkan mahasiswa aktif.
1. Djarum Beasiswa Plus
Pertama, Djarum Beasiswa Plus merupakan program beasiswa prestasi bagi mahasiswa S1 dan D4 dari berbagai bidang ilmu.
Karena terbuka untuk berbagai disiplin ilmu, mahasiswa Pendidikan Dokter dapat mendaftar. Namun, kampus mahasiswa harus termasuk dalam daftar perguruan tinggi mitra.
Selain itu, mahasiswa harus memenuhi persyaratan akademik dan organisasi. Oleh sebab itu, nilai yang baik saja belum tentu cukup untuk lolos seleksi.
Persyaratan utama Djarum Beasiswa Plus 2026 meliputi:
- sedang menempuh semester IV pada jenjang S1 atau D4;
- memiliki IPK minimal 3,00 pada semester III;
- mampu mempertahankan IPK minimal 3,00 sampai akhir semester IV;
- aktif dalam organisasi di dalam atau di luar kampus;
- tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain; dan
- berasal dari perguruan tinggi mitra Djarum Beasiswa Plus.
Selain memenuhi persyaratan tersebut, pendaftar harus menyiapkan sejumlah dokumen. Pertama, mahasiswa harus menyiapkan Kartu Tanda Mahasiswa dan Kartu Tanda Penduduk.
Selanjutnya, mahasiswa perlu melampirkan transkrip nilai yang telah dilegalisasi. Kemudian, mahasiswa juga harus menyiapkan bukti keaktifan dalam organisasi, kepanitiaan, atau kegiatan prestasi.
Di samping itu, pendaftar memerlukan surat keterangan dari kampus. Surat tersebut menyatakan bahwa mahasiswa tidak sedang menerima beasiswa lain.
Oleh sebab itu, mahasiswa disarankan mengurus dokumen tersebut lebih awal. Dengan demikian, mahasiswa tidak terlambat hanya karena proses administrasi kampus.
Penerima Djarum Beasiswa Plus memperoleh dana pendidikan selama satu tahun. Selain itu, penerima juga mengikuti program pengembangan diri.
Sebagai contoh, penerima dapat mengikuti pelatihan kepemimpinan dan pembangunan karakter. Selanjutnya, penerima juga memperoleh wawasan kebangsaan dan pengalaman pemberdayaan masyarakat.
Dengan demikian, manfaat program ini tidak hanya berupa bantuan dana. Sebaliknya, penerima juga memperoleh pengalaman organisasi dan pengembangan kemampuan sosial.
2. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi
Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dapat diikuti oleh mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif jenjang S1, S2, dan S3. Berdasarkan ketentuan terakhir, mahasiswa aktif jenjang S1 harus memiliki IPK minimal 2,75. Namun, persyaratan dapat berubah sehingga pendaftar perlu memeriksa panduan terbaru.
Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi surat keterangan aktif kuliah, Kartu Tanda Mahasiswa, surat rekomendasi, esai, dan bukti prestasi apabila tersedia.
Beasiswa ini mencakup:
- biaya pendidikan;
- biaya hidup; dan
- biaya buku.
Pembiayaan jenjang S1 atau D4 diberikan maksimal delapan semester dan dapat disesuaikan dengan sisa masa studi. Oleh karena itu, mahasiswa Pendidikan Dokter perlu memastikan apakah beasiswa hanya mencakup tahap Sarjana Kedokteran atau juga dapat digunakan untuk tahap Profesi Dokter. Ketentuan akhir mengikuti kontrak dan kebijakan pada tahun penerimaan.
3. BSI Scholarship Inspirasi 2026
Ketiga, BSI Scholarship Inspirasi merupakan program bagi mahasiswa aktif yang berasal dari keluarga prasejahtera.
Pada 2026, program ini ditujukan kepada mahasiswa yang sedang berada di semester II ketika mendaftar. Selanjutnya, mahasiswa tersebut akan memasuki semester III pada periode penerimaan beasiswa.
Dengan demikian, mahasiswa harus memperhatikan posisi semester pada saat pendaftaran. Sebab, mahasiswa di luar semester yang ditentukan mungkin tidak memenuhi persyaratan.
Persyaratan utamanya meliputi:
- berstatus mahasiswa aktif dari kampus mitra;
- berasal dari keluarga prasejahtera yang dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu;
- memiliki IPK minimal 3,00;
- tidak sedang menerima beasiswa sejenis; dan
- bersedia mengikuti seluruh kegiatan pembinaan.
Berdasarkan pengumuman 2026, penerima BSI Scholarship Inspirasi mendapatkan bantuan UKT sebesar Rp3 juta per semester. Bantuan tersebut diberikan selama enam semester.
Namun, pendaftar tetap disarankan memeriksa situs resmi BSI Scholarship. Sebab, jadwal, jumlah bantuan, dan ketentuan program dapat berubah.
Selain bantuan UKT, penerima memperoleh pembinaan kepemimpinan. Selanjutnya, penerima juga mengikuti kegiatan pembangunan karakter.
Tidak hanya itu, penerima dapat memperoleh pelatihan keuangan dan ekonomi syariah. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengikuti kegiatan sosial serta memperoleh peluang magang.
Program ini dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa Pendidikan Dokter yang memenuhi kriteria ekonomi dan akademik. Meskipun demikian, kampus mahasiswa harus terdaftar sebagai mitra.
Selain itu, mahasiswa perlu memeriksa apakah Fakultas Kedokteran termasuk dalam program di kampusnya. Pasalnya, ketentuan penerima dapat berbeda pada setiap perguruan tinggi.
Dengan demikian, status kampus mitra belum tentu berarti semua fakultas dapat mendaftar. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membaca pengumuman seleksi kampus secara rinci.
Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2026 dibuka pada Juni 2026. Namun, jadwal seleksi dapat berubah pada periode berikutnya.
Karena itu, mahasiswa sebaiknya mengikuti informasi melalui situs resmi BSI Scholarship. Selain itu, mahasiswa juga perlu memantau pengumuman bagian kemahasiswaan kampus.
4. Beasiswa Bank Indonesia atau GenBI
Keempat, Bank Indonesia memberikan beasiswa kepada mahasiswa S1 di sejumlah PTN dan PTS terpilih.
Selanjutnya, penerima beasiswa tersebut akan tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia atau GenBI. Melalui komunitas tersebut, penerima mengikuti berbagai kegiatan pengembangan kapasitas.
Program ini memberikan bantuan pendidikan. Selain itu, program tersebut juga mencakup pengembangan kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, penerima tidak hanya memperoleh bantuan finansial. Sebaliknya, penerima juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan organisasi dan sosial.
Beasiswa Bank Indonesia tidak selalu dibuka melalui satu portal nasional. Sebaliknya, proses pendaftaran biasanya diumumkan melalui perguruan tinggi yang bekerja sama dengan kantor perwakilan Bank Indonesia.
Oleh karena itu, jadwal pendaftaran dapat berbeda di setiap kampus. Selain itu, batas semester dan IPK minimal juga dapat berbeda.
Tidak hanya itu, dokumen ekonomi dan daftar fakultas yang diperbolehkan juga dapat disesuaikan oleh perguruan tinggi. Karena itu, mahasiswa harus membaca pengumuman dari kampus masing-masing.
Mahasiswa Fakultas Kedokteran dapat mempertimbangkan program ini apabila kampus dan program studinya tercantum dalam pengumuman seleksi. Namun, mahasiswa tidak boleh langsung berasumsi bahwa semua fakultas dapat mendaftar.
Pasalnya, beberapa perguruan tinggi menetapkan kuota tertentu. Selain itu, beberapa kampus juga membatasi program studi yang boleh mengikuti seleksi.
Oleh sebab itu, mahasiswa perlu memeriksa daftar program studi secara menyeluruh. Kemudian, mahasiswa dapat menghubungi bagian kemahasiswaan apabila informasi dalam pengumuman belum jelas.
Pada 2025, Bank Indonesia mencatat 12.170 penerima beasiswa aktif yang tersebar di 207 perguruan tinggi. Selain memberikan dukungan pendidikan, program GenBI juga mewajibkan penerima mengikuti kegiatan sosial.
Dengan demikian, penerima harus siap membagi waktu antara kegiatan akademik dan kegiatan komunitas. Oleh karena itu, mahasiswa Kedokteran perlu mempertimbangkan beban perkuliahan sebelum mendaftar.
5. Beasiswa Internal Perguruan Tinggi
Kelima, mahasiswa Kedokteran juga perlu memeriksa program beasiswa internal di kampus masing-masing.
Pada umumnya, beasiswa tersebut dapat berasal dari universitas, fakultas, atau rumah sakit pendidikan. Selain itu, bantuan juga dapat berasal dari ikatan alumni, yayasan, perusahaan, dan donatur perorangan.
Sebagai contoh, Universitas Indonesia memiliki sistem beasiswa yang mengelola berbagai paket bantuan bagi mahasiswa. Namun, setiap paket memiliki pendonor dan persyaratan yang berbeda.
Selain itu, periode pendaftaran dan mekanisme seleksinya juga dapat berbeda. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu membaca ketentuan setiap paket secara terpisah.
Sebagian bantuan diberikan berdasarkan prestasi. Sementara itu, bantuan lainnya diberikan berdasarkan keterbatasan finansial.
Dengan demikian, mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan satu program masih mungkin memenuhi persyaratan program lainnya. Karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak hanya mendaftar pada satu beasiswa.
Beasiswa internal kampus sering kali diumumkan melalui:
- situs atau portal kemahasiswaan;
- akun resmi fakultas;
- sistem informasi akademik;
- surat elektronik mahasiswa;
- grup resmi angkatan; atau
- pengumuman dari dosen pembimbing akademik.
Oleh karena itu, mahasiswa sebaiknya memeriksa informasi kampus secara rutin. Selain itu, mahasiswa perlu mengaktifkan notifikasi surat elektronik dan portal akademik.
Terlebih lagi, beberapa program memiliki waktu pendaftaran yang singkat. Bahkan, sebagian program hanya menerima mahasiswa dari semester atau angkatan tertentu.
Karena itu, keterlambatan memperoleh informasi dapat menyebabkan mahasiswa kehilangan kesempatan. Dengan demikian, pemantauan informasi menjadi bagian penting dalam proses mencari beasiswa.
Selain itu, mahasiswa dapat berkonsultasi dengan dosen pembimbing akademik. Selanjutnya, mahasiswa juga dapat menanyakan informasi kepada bagian kemahasiswaan fakultas.
Dengan cara tersebut, mahasiswa dapat memperoleh informasi yang lebih akurat. Pada akhirnya, peluang mendapatkan bantuan pendidikan juga menjadi lebih besar.
Mempersiapkan beasiswa kedokteran tidak cukup hanya dengan memenuhi syarat administrasi. Kamu juga perlu menyusun strategi belajar, memilih kampus, dan memahami jalur masuk yang paling sesuai. Untuk membantu persiapan tersebut, kamu bisa manfaatkan Konsultasi Gratis di Akademi CPNS sekarang juga!
Referensi dan Sumber
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025, Mei 30). Informasi beasiswa pendidikan Indonesia (BPI). Diakses 17 Juli 2026, dari https://beasiswa.kemdikbud.go.id/informasi/
- Dealls. (2025, Mei 4). 10 pilihan beasiswa kedokteran 2026, bisa untuk FKG! Diakses 17 Juli 2026, dari https://dealls.com/pengembangan-karir/beasiswa-kedokteran
- Universitas123. (2024). Pilihan beasiswa kedokteran yang ada di Indonesia. Diakses 17 Juli 2026, dari https://www.universitas123.com/news/pilihan-beasiswa-kedokteran-yang-ada-di-indonesia
- Nesia Times. (2025, Januari 12). Ayo kuliah jurusan kedokteran tahun 2025, biaya pendidikan dan hidup dibayarin, cek daftar beasiswanya. Diakses 17 Juli 2026, dari https://www.nesiatimes.com/kuliah-jurusan-kedokteran-2025/
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025). Panduan Beasiswa Unggulan dan Beasiswa Program Indonesia (BPI). Diakses 17 Juli 2026, dari https://beasiswa.kemdikbud.go.id/informasi/
- Quipper. (2022, Maret 1). Raih cita‑citamu, simak daftar beasiswa kedokteran dalam negeri. Diakses 17 Juli 2026, dari https://www.quipper.com/id/blog/quipper-campus/scholarship/n-daftar-beasiswa-kedokteran-dalam-negeri/
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026, Januari 26). Program beasiswa Kemenkes. Diakses 17 Juli 2026, dari https://ditjen-sdmk.kemkes.go.id/p/program-beasiswa-kemenkes
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023, Maret 27). Kemenkes sediakan 2.500 beasiswa kedokteran. Diakses 17 Juli 2026, dari https://kemkes.go.id/id/kemenkes-sediakan-2-500-beasiswa-kedokteran
- Sistem Beasiswa Pendidikan Kesehatan Kemenkes. (2026). SIBK | Sistem Beasiswa Pendidikan Kesehatan. Diakses 17 Juli 2026, dari https://sibk.kemkes.go.id/
- Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). (2026). Beasiswa fellowship dokter spesialis 2026. Diakses 17 Juli 2026, dari https://lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/targeted/beasiswa-fellowship-dokter-spesialis-2026/
- DetikEdu. (2026, Mei 31). Kemenkes buka Beasiswa SEHAT 2026, ada bantuan pendidikan Rp 10 juta per semester. Diakses 17 Juli 2026, dari https://www.detik.com/edu/beasiswa/d-8512366/kemenkes-buka-beasiswa-sehat-2026-ada-bantuan-pendidikan-rp-10-juta-per-semester
- DetikEdu. (2025). 4 jenis beasiswa untuk lulusan SMA–mahasiswa FK dari Kemenkes, tertarik daftar? Diakses 17 Juli 2026, dari https://www.detik.com/edu/beasiswa/d-6647801/4-jenis-beasiswa-untuk-lulusan-sma-mahasiswa-fk-dari-kemenkes-tertarik-daftar
- GamaDalc. (2025, Oktober 23). Info beasiswa: 7 beasiswa unggulan untuk calon mahasiswa kedokteran. Diakses 17 Juli 2026, dari https://www.gamadalc.com/2025/10/info-beasiswa-7-beasiswa-unggulan-untuk_24.html
- Kumparan. (2026, Januari 14). Istana sebut Indonesia bakal perbanyak fakultas kedokteran atasi kekurangan dokter: beasiswa penuh. Diakses 17 Juli 2026, dari https://kumparan.com/kumparannews/istana-sebut-indonesia-bakal-perbanyak-fakultas-kedokteran-beasiswa-penuh-26daWPpxWbx



